HALOMOAN TONDANG (hateku)
Par Napuran Nagori Purba Nauli
Monday, 29 October 2018
Wednesday, 18 July 2018
Sistem perkawinan masyarakat adat batak dalam arti positif
Setiap manusia yang berlainan jenis kelamin saling
membutuhkan untuk dijadikan teman hidupnya, sebagai perwujudan sifat naluri
tersebut sesuai dengan norma-norma agama. Perkawinan dalam arti membentuk rumah
tangga pada kenyataannya menunjukkan perbedaan di samping ada juga persamaannya
antara suku bangsa yang satu dengan suku bangsa yang lain, hal ini dapat
disebabkan karena adat istiadat yang berbeda atau juga perbedaan agama yang
dianut. Dalam melaksanakan perkawinan hendaknya dipenuhi ketentuan-ketentuan
atau syarat- syarat baik itu yang ditentukan oleh undang-undang perkawinan,
agama, dan juga yang ditentukan oleh adat-istiadat suatu daerah (suku bangsa).

Subscribe to:
Posts (Atom)